Langsung ke konten utama

Postingan

Jakarta

sejenak menyapa riuh ramai malam ini kabut asap yang tak terlihat oleh gelap kerlip warna yang menghangatkan mengobati sedikit kepenatan disini aku mencoba mengenalmu lewat sapaan angin yang berhembus tak peduli panas ataupun hujan karena aku ingin disini mengerti dan memahami setiap keadaan laksana malam yang tercurahkan lewat tabur bintang walau hari telah malam ragaku ingin tetap disini sejenak menikmati malammu walau penatku telah hilang Jakarta, 28 Februari 2019
Postingan terbaru

Untukmu

Bolehkah aku menghilang Bukan tersebab pecundang Hanya ingin mengerti Apakah kau pemenang Bolehkah aku menghilang Di tengah kisah yang sedang berdendang Yang membuat alurnya tak terarah Tak bermuara dan semakin panjang Bolehkah aku menghilang Untuk sekejap dan kembali pulang Sejenak mengumpulkan rindu dan melepasnya lewat temu Pesanku... Jika cahaya itu memanglah dirimu, mendekatlah Jangan membuat kisah yang terlalu panjang Jangan membuatku semakin lelah Dengan ketiada pastian darimu Namun jika cahaya itu bukanlah dirimu, menjauhlah Gugurkanlah janji yang pernah terucapkan Tak ada lagi rindu yang membuncah Dan anggaplah kita tak pernah saling bertemu

Yang Tersayang

Untuk dia yang tersayang Untuk dia yang selalu ada untukku Untuk dia yang ingin kubahagiakan Untuk dia yang memberiku kedamaian Untuk dia yang memberiku kenyamanan Tenanglah, aku sedang berjuang Aku sedang melangkah ke depan Aku sedang melawan godaan Meski rintangan menghadang Aku akan tetap berjuang Mendapatkan yang selama ini kuimpikan Seperti mendapat satu bintang diantara beribu bintang Dan kupersembahkan untukmu, yang tersayang *Untuk Bapak, Mama, Mas Apip, dan Mas Ahmad

Hubungan Kemiskinan Dengan Kerusakan Lingkungan

Masalah kemiskinan sepertinya menjadi permasalahan yang sangatkompleks di negeri ini. Belum lagi ditambah permasalahan lingkungan hidup. Keduanya memang berkoleratif satu sama lain. Kemiskinan terjadi karena kerusakan lingkungan, begitu juga sebaliknya lingkungan rusak karena kemiskinan. Bagaimana tidak? Di ibu kota misalnya, banyaknya perumahan kumuh baik di bantaran kali maupun di pinggir rel kereta api membuat keindahan kota hilang. Tempat-tempat yang seharusnya menjadi tempat vegetasi kini tak dapat difungsikan kembali. Bantaran kali yang seharusnya bersih, kini menjadi sebuah pemukiman serta banyaknya sampah yang menggunung. Tentunya ini akan menjadi sumber penyakit bagi penduduk daerah itu, belum lagi di saat hujan melanda yang akan berpotensi banjir. Bagi masyarakat setempat, bantaran kali dapat difungsikan sebagai MCK (mandi, cuci, kakus) belum lagi mereka memanfaatkannya sebagai konsumsi air minum ataupun memasak makanan. Kasus penebangan liar pun contoh berikutnya, mer...

Bukan Hanya Sekedar Solusi

Kenaikan harga BBM selalu menimbulkan demonstrasi rakyat terhadap pemerintah. Bukan hanya harga BBM, namun ketika harga kebutuhan pokok juga melonjak keresahan rakyat pun tak bisa dihindarkan. Kemudian pemerintah memberikan solusi dengan cara memberikan subsidi BBM untuk meringankan pengeluaran rakyat kecil. Subsidi BBM sangat dirasakan manfaatnya bagi mereka rakyat kecil, akan tak jarang mereka yang dari kalangan atas juga ikut merasakan manisnya subsidi. Sungguh ironi ketika mereka yang bermobil mewah tanpa peduli memanfaatkan subsidi yang seharusnya untuk rakyat kecil. Itu berarti subsidi yang diberikan oleh pemerintah tidak tepat sasaran. Dari kalangan elit terlebih dahulu yang sudah sepatutnya sadar akan pemanfaatan subsidi untuk siapa. Penyelanggaraan subsidi memang bertujuan untuk menyejahterakan rakyat, terutama rakyat kecil. Namun apabila penarikan subsidi itu akan terasa pahit di awal dan manis di akhir maka rakyat kecil jugalah yang harus menanggung resikonya, karena harga k...

Kebersamaan Yang Kurindukan

Foto di atas diambil saat perpisahan dan wisuda kelas XII SMA Negeri 3 Slawi tahun ajaran 2012/2013, tentunya banyak kenangan yang dilewati bersama mereka. Setiap pertemuan pasti ada perpisahan, yaa sepertinya memang harus begitu. Kenangan bersama mereka takkan pernah aku lupakan, saat ini yang ada hanyalah perasaan rindu pada mereka. Kelas kami termasuk kelas eksklusif karena jumlah siswa yang lebih sedikit diantara kelas XII yang lain, XII IS 4 itulah kelas kami. Canda tawa selalu ada diantara kami, berbagai sifat pun membaur bersatu. Walau terkadang diantara kami harus terpecah menjadi beberapa kelompok (geng), tapi itu semua aku anggap wajar di masa SMA. Sekarang kita sudah lama tak jumpa. Bagaimana kabar kalian? Aku harap kalian baik-baik saja, Bagaimana kuliahnya? Lancar? Ngga kerasa sebentar lagi kita akan wisuda. Tiga tahun aku belum pernah ketemu dengan kalian semua, aku ingin berkumpul mengeratkan tali silaturahmi diantara kita. Aku harap kita bisa bertemu yaa nanti dan aku...

MENUJU MASA KEDEWASAAN

Sepertinya waktu enggan untuk berhenti. Setiap roda kehidupan pastilah berputar. Kenangan masa lalu seakan terlintas dalam fikirku. Masa kecil nan indah penuh makna seolah-olah menyadarkanku betapa bahagianya hidup di masa kecil, tak memikirkan beban hidup. Hidup di masa kecil membuatku mengerti bahwa sepertinya mereka menganggap bahwa “inilah dunia kita” tak mempedulikan sekitar, selalu riang bahagia di kala senang maupun sedih. Karena ketidak tahuan mereka tentang makna kehidupan. Kini umurku sudah menginjak remaja akhir, sebentar lagi aku sudah melangkah ke tingkat dewasa awal. Ya itulah kehidupan selalu berputar. Dulu, aku sering dimanja-manja bahkan sekarang pun masih. Walaupun kadar kemanjaan itu berkurang. Di umurku yang nantinya menginjak dewasa, aku harus mulai menyusun target supaya aku siap menjalani proses kematangan itu. Di usia dewasa masalah mulai muncul dan masalah yang muncul pun sangat kompleks. Mulai dari mencari penghasilan sendiri, maniti karier, sampai urusan jodo...