Masalah kemiskinan sepertinya menjadi
permasalahan yang sangatkompleks di negeri ini. Belum lagi ditambah
permasalahan lingkungan hidup. Keduanya memang berkoleratif satu sama lain.
Kemiskinan terjadi karena kerusakan lingkungan, begitu juga sebaliknya lingkungan
rusak karena kemiskinan. Bagaimana tidak? Di ibu kota misalnya, banyaknya
perumahan kumuh baik di bantaran kali maupun di pinggir rel kereta api membuat
keindahan kota hilang. Tempat-tempat yang seharusnya menjadi tempat vegetasi
kini tak dapat difungsikan kembali.
Bantaran kali yang seharusnya bersih,
kini menjadi sebuah pemukiman serta banyaknya sampah yang menggunung. Tentunya
ini akan menjadi sumber penyakit bagi penduduk daerah itu, belum lagi di saat
hujan melanda yang akan berpotensi banjir. Bagi masyarakat setempat, bantaran
kali dapat difungsikan sebagai MCK (mandi, cuci, kakus) belum lagi mereka
memanfaatkannya sebagai konsumsi air minum ataupun memasak makanan. Kasus
penebangan liar pun contoh berikutnya, mereka yang seenaknya menebang pohon di
hutan tidak memikirkan dampak yang akan ditimbulkan, mereka cenderung
memikirkan keuntungan yang akan mereka dapat ketika mereka menjual hasil hutan
tersebut.
Bukan hanya itu, masalah lain yang
kompleks yaitu adanya pabrik pabrik industri di perkotaan. Memang adanya pabrik
ini turut meminimalisir pengangguran, akan tetapi ini berdampak pada
lingkungan. Misalnya, limbah-limbah industri yang dapat menjadikan pencemaran
air maupun pencemaran tanah. Keberadaan industri itu pun menimbulkan pencemaran
udara, khususnya bagi masyarakat yang rumahnya dekat dengan pabrik tersebut.
Sebagai manusia yang tinggal di muka
bumi, kita seharusnya tahu ketika akan memanfaatkan Sumber Daya Alam di muka
bumi ini. Kita harus memikirkan dampak yang akan ditimbulkan baik jangka
pendek, menengah, maupun jangka panjang. Bukan hanya itu, peran serta
pemerintah juga perlu untuk mengatasi masalah kemiskinan. Seperti pembangunan
rumah susun, memperbaiki infrastruktur pembuangan sampah dan limbah cair, serta
menambah dan memperbaiki fasilitas pendidikan maupun kesehatan.
Komentar
Posting Komentar